Langsung ke konten utama

BAN-PT Lakukan Surveilen Pertama di IAIN Parepare

IAIN Parepare--- Pasca perubahan bentuk dari STAIN Parepare menjadi Instititut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan surveilen (surveillance) atau proses pengumpulan serta pengecekan data terkait lembaga kampus di Ruang Zona Akreditasi, IAIN Parepare (28/05).

Sebanyak 6 orang yang tergabung dalam satu tim asesmen surveilen di antaranya Prof. Akhmad Fauzi, Ph. D (Dewan Esksekutif BAN-PT), Prof. Dr. Mustofa Kamil, M. Pd (UPI Bandung), Dr. Ahmad Yani Anshori, M. MA (UIN Yogyakarta), Prof. Suwito, MA (UIN Jakarta), DR. Sugeng Listyo Prabowo, M. Ag (UIN Malang) dan Delisa Rufiana B. BusCom (BAN-PT).

[caption id="attachment_8131" align="alignnone" width="300"] Turut hadir pula para pelaksana tugas Wakil Rektor, Ketua Jurusan, Kepala unit dan para Penanggungjawab Program Studi[/caption]

Dari 8 STAIN dan 1 Sekolah Tinggi Agama Hindu  yang berubah bentuk menjadi Instititut Agama Islam Negeri, IAIN Parepare merupakan kampus pertama yang dikunjungi guna memberi penilaian serta pengecekan data. Berbagai pertanyaanpun diajukan kepada pihak pengelola lembaga kampus seperti  ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga sarana dan prasarana kampus yang dimiliki.

Prof. Akhmad Fauzi  selaku Dewan Eksekutif BAN-PT melihat adanya peningkatan fasilitas serta melakukan pengecekan kembali atas relevansi pasca berubah bentuk dari STAIN menjadi IAIN. “Secara umum ada fasilitas yang lebih baik dibanding ketika menjadi sekolah tinggi tapi ada juga beberapa yang perlu dibenahi karena naiknya status dari STAIN menjadi IAIN adalah konsekunsi yang harus diperbaiki sana-sini. Itulah yang perlu kami cek kembali apakah tadinya STAIN menjadi IAIN apakah relevan atau tidak. Kami hanya mengecek apa yang kami tulis”, jelasnya.

[caption id="attachment_8130" align="alignnone" width="300"] Penyerahan berkas oleh Prof. Akhmad Fauzi  (Dewan Eksekutif BAN-PT) kepada Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si (Rektor IAIN Parepare)[/caption]

Sementara Dr. Ahmad Sultra Rustan menanggapi positif kedatangan dari tim surveilen ke kampus IAIN Parepare. “Dengan kedatangan tim ini banyak sekali manfaat banyak masukan yang diberikan kepada kami utamanya untuk melihat kekurangan-kekurangan. Tentu standar ketika menjadi STAIN dan IAIN itu berbeda standar, alat ukurnya juga berbeda sehingga kita masih perlu penyesuaian utamanya dalam hal akreditasi”, jelasnya.

Lebih lanjut ia berharap ke depan IAIN Parepare bisa memperoleh akreditasi yang baik. “Kita semua berharap mudah-mudahan kita bisa mendapat akreditasi yang baik demi menjaga kepercayaan kepada masyarakat kepada IAIN Parepare,” harapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download RouterOS Mikrotik , Utlility

Upgrading RouterOSJika Anda sudah menjalankan RouterOS, memutakhirkan ke versi terbaru dapat dilakukan dengan mengklik "Periksa Pembaruan" di QuickSet atau System> menu Paket di WebFig atau WinBox. Lihat dokumentasi untuk informasi lebih lanjut tentang meningkatkan dan melepaskan jenis. Untuk mengelola router Anda, gunakan antarmuka web, atau unduh utilitas perawatan.Winbox untuk terhubung ke perangkat Anda, Bung untuk memonitor jaringan Anda dan Netinstall untuk pemulihan dan instalasi ulang.
WinBox 3.186.43.13 (Long-term)6.44.1 (Stable)6.43.13 (Long-term)6.44.1 (Stable)6.45beta16 (Testing)

CVE-2019–3924 KERENTANAN DUDE AGEN

22 Feb, 2019 |Keamanan
Pada 21 Februari, Tenable menerbitkan CVE baru, menggambarkan kerentanan, yang memungkinkan untuk mem- proxy permintaan TCP / UDP melalui router Winbox, jika terbuka untuk internet.Tenable sebelumnya telah menghubungi MikroTik tentang masalah ini, jadi perbaikan telah dirilis pada 11 Februari 2019 di semua saluran rilis RouterOS. Masalahnya tidak mempengaruhi perangkat RouterBOARD dengan konfigurasi default, jika kotak centang "Router firewall" dibiarkan aktif.Masalahnya TIDAK menimbulkan risiko pada router itu sendiri, sistem file tidak rentan, masalah hanya memungkinkan pengalihan koneksi jika port terbuka.Perangkat itu sendiri aman. Masalah ini diperbaiki di: 6.43.12 (2019-02-11 14:39)6.44beta75 (2019-02-11 15:26)6.42.12 (2019-02-12 11:46)Seperti biasa, MikroTik mendesak semua pengguna untuk memperbarui perangkat mereka, agar terlindungi dari semua kerentanan yang diketahui dan memastikan port administratif router Anda diblokir dari jaringan yang tidak …

PEMBARUAN RILIS BUG 6.40.9

Kami telah merilis versi baru di saluran khusus perbaikan RouterOS.Kanal khusus perbaikan bug dianggap sebagai cabang "stabil" dari rilis RouterOS dan jarang diperbarui, hanya ketika perbaikan penting harus disertakan.Ini adalah saluran rilis RouterOS yang paling stabil dan paling teruji. !) keamanan - kerentanan tetap CVE-2018-1156, CVE-2018-1157, CVE-2018-1158, CVE-2018-1159; *) sertifikat - tetap memeriksa keberadaan template "add-scep" saat menandatangani sertifikat; *) defconf - memperbaiki konfigurasi default kit LTE wAP; *) ethernet - penanganan paket besar yang ditingkatkan pada perangkat ARM dengan nirkabel; *) ethernet - menghapus flag slave usang dari menu "/ interface vlan"; *) filesystem - memori NAND tetap masuk ke mode read-only; *) hotspot - otentikasi pengguna tetap ketika antrian dari sesi lama belum dihapus; *) antarmuka - responsif konfigurasi antarmuka tetap; *) ipsec - kebijakan tetap menjadi tidak valid jika ditambahkan setelah kebijakan din…