Langsung ke konten utama

Rektor IAIN Parepare: Pentingnya Memiliki Sertifikat HKI

IAIN Parepare--- Workshop Kekayaan Intelektual (HKI) yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, akhirnya ditutup secara langsung oleh Rektor IAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan, (20/10).

Workshop yang dihadiri oleh 25 dosen dengan menghadirkan narasumber Dr. Wahyudin, M. Ag dari Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung.

[caption id="attachment_9121" align="alignnone" width="300"] Foto mulai sisi Kanan: Dr. Wahyudin Darmalaksana, M. Ag (narasumber), Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si (Rektor IAIN Parepare), Dr. Zainal Said, M.H (Kepala P3M IAIN Parepare).[/caption]

 

Dr. Ahmad Sultra Rustan menjelaskan akan pentingya memiliki sertifikat HKI. “Ini juga sebagai kehati-hatian kita, bahwa karya kita ini benar-benar bukan karya menjiplak bukan menyontek. Ini benar-benar hasil pemikiran kita dan objektivitas kita. Manakala kita harus mengutip dari pendapat atau karya oranglain maka secara objektif kita harus kemukakan di dalam karya kita,” jelasnya.

Lebih lanjut Ahmad juga menjelaskan dengan memiliki sertifikat HKI akan menunjukkan sebuah pengakuan dan tanggungjawab. Ahmad juga berharap agar dalam waktu tiga bulan, IAIN Parepare dapat mencapai 100 sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).



Sementara Kepala P3M IAIN Parepare, Dr. Zainal Said menghimbau kepada peserta workshop agar turut membantu dan menyebarkan informasi terkait HKI kepada dosen-dosen lain.

“Teman-teman yang sudah ikut dalam workshop ini bisa mendampingi atau membantu teman-teman lainnya atau paling tidak P3M tetap memfasilitasi apabila ada teman-teman dosen yang ingin mendaftarkan karya-karya yang ada selama ini,” ujar Zainal Said.

Salah satu peserta workshop Dr. Zulfah mengungkapkan mulai tertarik  mengurus HKI. “Setelah ikut workshop, saya mulai tertarik mengurus HKI karena ternyata prosedur pengurusannya tidak sesulit dan semahal yang saya kira,” ungkap Dr. Zulfah, M. Pd salah seorang dosen pada jurusan Dakwah dan Komunikasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download RouterOS Mikrotik , Utlility

Upgrading RouterOSJika Anda sudah menjalankan RouterOS, memutakhirkan ke versi terbaru dapat dilakukan dengan mengklik "Periksa Pembaruan" di QuickSet atau System> menu Paket di WebFig atau WinBox. Lihat dokumentasi untuk informasi lebih lanjut tentang meningkatkan dan melepaskan jenis. Untuk mengelola router Anda, gunakan antarmuka web, atau unduh utilitas perawatan.Winbox untuk terhubung ke perangkat Anda, Bung untuk memonitor jaringan Anda dan Netinstall untuk pemulihan dan instalasi ulang.
WinBox 3.186.43.13 (Long-term)6.44.1 (Stable)6.43.13 (Long-term)6.44.1 (Stable)6.45beta16 (Testing)

CVE-2019–3924 KERENTANAN DUDE AGEN

22 Feb, 2019 |Keamanan
Pada 21 Februari, Tenable menerbitkan CVE baru, menggambarkan kerentanan, yang memungkinkan untuk mem- proxy permintaan TCP / UDP melalui router Winbox, jika terbuka untuk internet.Tenable sebelumnya telah menghubungi MikroTik tentang masalah ini, jadi perbaikan telah dirilis pada 11 Februari 2019 di semua saluran rilis RouterOS. Masalahnya tidak mempengaruhi perangkat RouterBOARD dengan konfigurasi default, jika kotak centang "Router firewall" dibiarkan aktif.Masalahnya TIDAK menimbulkan risiko pada router itu sendiri, sistem file tidak rentan, masalah hanya memungkinkan pengalihan koneksi jika port terbuka.Perangkat itu sendiri aman. Masalah ini diperbaiki di: 6.43.12 (2019-02-11 14:39)6.44beta75 (2019-02-11 15:26)6.42.12 (2019-02-12 11:46)Seperti biasa, MikroTik mendesak semua pengguna untuk memperbarui perangkat mereka, agar terlindungi dari semua kerentanan yang diketahui dan memastikan port administratif router Anda diblokir dari jaringan yang tidak …

PEMBARUAN RILIS BUG 6.40.9

Kami telah merilis versi baru di saluran khusus perbaikan RouterOS.Kanal khusus perbaikan bug dianggap sebagai cabang "stabil" dari rilis RouterOS dan jarang diperbarui, hanya ketika perbaikan penting harus disertakan.Ini adalah saluran rilis RouterOS yang paling stabil dan paling teruji. !) keamanan - kerentanan tetap CVE-2018-1156, CVE-2018-1157, CVE-2018-1158, CVE-2018-1159; *) sertifikat - tetap memeriksa keberadaan template "add-scep" saat menandatangani sertifikat; *) defconf - memperbaiki konfigurasi default kit LTE wAP; *) ethernet - penanganan paket besar yang ditingkatkan pada perangkat ARM dengan nirkabel; *) ethernet - menghapus flag slave usang dari menu "/ interface vlan"; *) filesystem - memori NAND tetap masuk ke mode read-only; *) hotspot - otentikasi pengguna tetap ketika antrian dari sesi lama belum dihapus; *) antarmuka - responsif konfigurasi antarmuka tetap; *) ipsec - kebijakan tetap menjadi tidak valid jika ditambahkan setelah kebijakan din…